Dayak Losarang : Dayak Hindu Budha Bumi Segandu “mengabdi pada wanita”

Ngajisara, ajaran yang diakui sebagai jalan menuju pemurnian diri, mendidik setiap pengikutnya untuk mengendalikan diri dari “TIGA TA (harta, tahta dan wanita).Bagi para pengikut yang telah menikah, suami harus sepenuhnya mengabdikan diri pada keluarga. Suami tidak boleh menghardik, memarahi, atau berlaku kasar terhadap anak dan istrinya. Oleh karena itu, perceraian merupakan sesuatu yang dianggap pantang…

Kasada : Persembahan untuk Kesuma dari Suku Tengger Majapahit

Suatu hari menjelang runtuhnya kerajaan Majapahit, Rara Anteng, putri keturunan dinasti Brawijaya, bersama dengan Jaka Seger, suaminya, menyingkir ke lereng Gunung Bromo, dan kemudian menetap di sana bersama. Bertahun-tahun tidak memomong anak membuat mereka mulai gelisah. Kemudian mereka bersemedi di puncak Gunung Bromo, memohon agar dikaruniai anak. Doa mereka terjawab, semesta mengabulkan permohonan mereka, dengan…

Babad Gunung Kidul

Adanya sebagian pelarian dari Majapahit yang kemudian menetap di Gunungkidul, diawali dari Pongangan Nglipar dan Karangmojo, maka perkembangan penduduk di Kabupaten Gunungkidul pada waktu itu cepat di dengar oleh Raja Mataram Sunan Amangkurat Amral yang berkedudukan di Kartosuro. Pada saat itu Sang Raja langsung mengutus Senopati Ki Tumenggung Prawiropekso agar membuktikan kebenaran berita tersebut. Setelah…

Backpacking to Pulau Tidung, Kepulauan Seribu (25-27 Juni 2010)

Catatan Akomodasi Transportasi (St.Lempuyangan-St.Senen-Muara angke-Tidung-Muara angke-Grogol-St.Senen-St.lempuyangan) Dari St. Lempuyangan Naik Kereta Progo (35.000) Jam 17.00 – sampai di St.Senen 03.10 St.Senen-Muara Angke : charter Mobil Kijang Rp.85.000 untuk 8 orang (Rp.11.000/orang) Sampai 4.26 nunggu kapal Tongkang Muara Angke-Pulau Tidung (berangkat 06.30 “tepat”) Kapal Muara Angke-Pulau Tidung (06.30) (Rp.33.000/orang ) Kapal Pulau Tidung-Muara Angke (13.00) (Rp.33.000/orang)…

Petualangan “ gaya baru –ekspedisi menumpang-“ di Malang-Blitar-Kediri dan Madiun

Petualangan “ gaya baru –ekspedisi menumpang-“ di Malang-Blitar-Kediri dan Madiun Perjalanan kali ini adalah perjalanan terpanjang yang pernah aku lalui sepanjang liburan bersama kawan2 di kuliah,, Total aku telah berada di Malang : 6 Hari-5 Malam, Blitar: 2 hari-2 malam, Kediri : 5 jam, dan Madiun : 1 hari- 1 malam….. Entah perjalanan jenis apa…